Friday, November 18, 2016

Brownies dan weekend yang produktif

Bismillahirrahmaanirrahiim..

Weekend kali ini adalah weekend yang paling produktif sepanjang bulan ini (padahal baru juga minggu ke 2 😁). Sabtunya sih saya gegoleran saja di kamar. Cuacanya mendukung buat bermalas-malasan. Tapi kalau teman saya bilang, semesta akan selalu mendukung buat saya bermalas-malasan. Untung saja saya masih rajin makan. #eh


Hari minggunya, setelah memastikan krucil sarapan dan kebetulan ada mertua yang datang buat menjahit yang berarti saya ada teman untuk mengawasi krucil, jadilah jam setengah 9 pagi saya sudah eksis dengan terigu, gula pasir dan teman-temannya buat bikin brownies.

Selesai buat brownies sekitar jam setengah 12 siang. Lama ya? Iya, soalnya saya bikin 4 kali resep yang ada. Banyak? Iyalah, bukan buat dijual yaaa. Tapi buat mertua (ipar saya tergila-gila sama coklat), tante, dan di rumah saya dooong. Sambil menunggu browniesnya matang, saya membuat jelly cincau buat campuran es cincau. Sorenya, saya yang gagal tidur siang karena krucil keburu bangun dan lompat-lompat di tempat tidur, akhirnya belajar bikin almond crispy tanpa topping (resep keduanya akan saya posting di post berikutnya ya). Itulah kenapa saya bilang weekend kemarin saya sangat produktif. Yah, definisi produktif kali ini adalah sebanyak apa jenis camilan yang bisa saya buat. Hahaha.

Untuk resep brownies saya ambil dari blog jttnya mbak endang. Ini resep andalan saya. Tapi takaran gulanya saya kurangi, soalnya kata teman saya terlalu manis (kalau teman saya baca pasti kalimat terakhir bermakna ambigu, iya kan mbak Er? 😆😜).
Kelihatan kan teksturnya. Moist sekali. (foto saya ambil siang bolong long 😁)
Oh iya, brownies ini yang dipanggang ya, bukan dikukus. Saya belum pernah pakai resep ini untuk dikukus. Lagian saya lebih suka brownies panggang meskipun tidak menolak kalau dikasih brownies kukus 😁. Makanya saya bela-belain beli oven, biarpun oven tangkring, demi si brownies panggang dan kue-kue panggang lainnya.

Okeh, ini dia resepnya, saya ambil dari resep brownies klasik di blog justtryandtaste nya mbak Endang.
 
Bahan-bahan:

200 gr dark cooking chocolate/coklat blok (saya biasa pakai colatta atau tulip)
150 gr mentega/margarine
150 gr tepung terigu serbaguna (kompas atau segitiga biru)
3 butir telur
2 sdm ekstrak kopi, saya biasa pakai kapal api atau top kopi (seadanya di warung) dicampur air panas sekitar 2 sdm
200 gr gula halus (gula pasir saya blender dan takarannya saya kurangi menjadi kira-kira 180 gr)
1 1/2 sdt baking powder double acting
1/2 sdt garam
1/2 sdt vanili bubuk (saya biasa pakai vanila cair 1sdt)
150 gr kacang kenari/almond (optional, saya seringnya pakai kenari karena di sini almond mahal bo)
Choco cips untuk taburan (optional)

Cara membuat:

1. Panaskan oven dengan api sedang, karena saya pakai otang dan tidak punya termometer, jadi saya tidak tahu panasnya seberapa. Tapi menurut resep sih seharuanya di set sekitar 175-180 derajat celcius. Siapkan juga loyang ukuran 22x22 cm dan di alasi kertas baking. Boleh juga pakai olesan margarine atau minyak sayur (saya biasa pakai minyak karena 
malaslebih simpel).
Tips jika menggunakan kertas baking, oleskan margarine di atas kertas baking agar kue tidak menempel dan kertas baking tidak bergeser.

2. Campur terigu, garam, dan baking powder kemudian di ayak, sisihkan. (biasanya tidak saya ayak, hahah)
3. Lelehkan coklat blok bersama mentega dengan metode double boil dan api kecil saja. Seharusnya sih coklatnya di potong kecil-kecil agar cepat meleleh, tapi karena saya menyimpan coklat blok di kulkas yang pastinya akan membuat coklat jadi keras, jadilah saya masukkan potongan besar. Bisa meleleh kok, tapi ya lama. sering-sering saja diaduk biar rata. setelah meleleh (meleleh ya, bukan mendidih) dinginkan dan sisihkan. Biasanya saya biarkan saja di atas panci.

4. Campur telur, ekstrak kopi, vanilla cair, dan gula pasir. Aduk sampai gula pasir larut. Tidak perlu dimikser, cukup pakai spatula balon saja.

5. Masukkan lelehan coklat tadi ke dalam campuran telur, aduk rata.

6. Masukkan campuran tepung terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan. Pada tahap ini juga kita bisa memasukkan kacang kenari/almond.

7. Masukkan ke dalam loyang dan panggang kira-kira 20 menit. Untuk otang saya, kira-kira harus di panggang sekitar 30-40 menit dan saya letakkan di rak bagian tengah. Lakukan tes tusuk. Biarpun masih ada yang melengket, asal kuenya sudah keras bagian atasnya, sudah bisa di keluarkan dari oven. Kue akan mengeras di suhu ruang. Biarkan dingin baru di potong yaaaa, biar kuenya tidak hancur.
yummy..
Jadi deh browniesnya. Jangan tanya kalorinya berapa yaaa. Nikmati aja sesekali. 😇

p.s. Post terakhir sebelum pindah

No comments:

Post a Comment