Pagi ini ketika sedang menunggu lift di kantor, saya berpapasan dengan bos saya. setelah ditanya kabar kesehatan saya -yang bulan lalu "terdepak" dari tugas lapangan karena sakit-, sambil tertawa si bapak bilang "kamu pakai tangga saja, jangan naik lift terus, biar sehat." *Kemudian garuk semen di pojokan*
Diberitahu seperti itu rasanya maluuuuu. Masih sempat ngeyel sih dengan menjawab "iya pak, saya mau turun pakai lift, naiknya pake tangga 😁". Akhirnya pas mau naik kembali ke lantai 3, saya lewat tangga sambil kembali menguatkan hati untuk kembali menggunakan tangga alih-alih lift.
Fasilitas kantor yang satu ini memang membuat saya keenakan. Kantor saya yang "cuma" empat lantai menurut saya masih bisa dijangkau dengan menggunakan tangga. Dulu saya mampu bolak balik naik tangga, sekarang masih mampu siiih, tapi dengan nafas nyaris ngos-ngosan. 😌
Kadang jika ngobrol bareng teman tentang kemampuan fisik yang tidak seperti dulu lagi biasanya menyalahkan satu faktor yaitu umur. Tapi jika dipikir-pikir umur saya belum setua itu deh. Baru juga memasuki kepala 3 beberapa bulan lalu masa sudah tidak mampu. Kemudian muncul alasan baru, mungkin karena sudah melahirkan dua bocah jadi mulai menurun kemampuan fisiknya. Tapi pas lihat mertua saya yang anaknya 6 orang, umur sudah kepala 6, dan masih sanggup dititipin cucu-cucunya, saya
Saya HARUS berubah. Mengubah kebiasaan dari menggunakan lift menjadi tangga salah satunya. Masih banyak kebiasaan lain yang harus diubah, termasuk kegiatan jalan kaki keluar lorong yang sudah jarang sekali dilakukan karena ada motor.
Semangaaaaat!!!
No comments:
Post a Comment